@infomjlk

Ciremai, Kaki Langit Tanah Pasundan

Gunung Ciremai, siapa yang tidak mengenal gunung satu ini. Gunung tertinggi di wilayah Pulau Jawa Bagian Barat, dengan ketinngian 3.078 meter diatas permukaan laut. Gunung Ciremai terletak di perbatasan 3 Kabupaten yaitu, timur bagian dari Kuningan, sebagian utara oleh Cirebon , dan barat tentunya oleh Majalengka.

‘Kepemilikan’ Ciremai oleh Majalengka tentunya jarang diketahui oleh ketimbang oleh daerah tetangga namun boleh dibilang panorama dan wisata di wilayah barat Ciremai tidak kalah indah dibandingkan di daerah Ciremai lainnya. Gunung Ciremai resmi menjadi Taman Nasional sejak tahun 2004, luas Taman Nasional Gunung Ciremai yang masuk wilayah Majalengka seluas 6.927, 9 H. Gunung Ciremai menjadi sumber kehidupan bagi penduduk di tiga wilayah di sekitarnya, sebagai sumber cadangan air dan sumber udara sejuk tentunya.

Wilayah Gunung Ciremai di Majalengka terbentang mulai dari Kecamatan Sindangwangi di Utara hingga Kecamatan Cikijing di selatan yang terdiri atas 18 desa penyangga. Gunung Ciremai di wilayah Majalengka memiliki panorama dan keindahan tersendiri. Mulai dari panorama alam, hutan lindung, air terjun, danau/situ alam hingga wisata pendakian Gunung Ciremai semua ada di Majalengka. Yuk kita bahas satu persatu.

  1. Panorama Alam dan Hutan Lindung
Panorama dari Kaki Gunung Ciremai Kawasan Argalingga
Panorama dari Kaki Gunung Ciremai Kawasan Argalingga

Panorama alam Gunung Ciremai di wilayah Majalengka beragam, mulai panorama hutan lindung, semak belukar hingga indahnya hamparan ladang pertanian yang memenuhi kaki Gunung Ciremai. Panorama hutan lindung terdapat di wilayah Argapura hingga Cikijing, sedangkan semak belukar disertai batuk-batu besat bekas letusan Gunung Ciremai bisa baraya jumpai di wilayah Sadarehe Desa Payung Rajagaluh.

Panorama Gunung Ciremai dari Kawasan Sadarehe Rajagaluh
Panorama Gunung Ciremai dari Kawasan Sadarehe Rajagaluh

Nah untuk panorama ladang pertanian yang indah bisa baraya jumpai di kawasan Argalingga, Argamukti Kecamatan Argapura. Kawasan ini bisa dibilang sebagai ‘Dieng’nya Majalengka karena keindahan panorama alam pegunungan yang dibentuk oleh ladang-ladang pertanian yang rapih mengisi lereng-lereng bukit. Bagi pecinta sunrise disini juga tempat yang cocok Karen dari sini baraya bisa melihat keindahan alam tanah Pasundan saat matahari terbit, Bila cuaca dalam kondisi baik dan cerah, baraya bisa melihat puncak-puncak gunung lainnya di Jawa Barat, seperti Gunung Sawal, Cakrabuana, Tampomas, Kareumbi, Galunggung, Bukittunggul dan bila beruntung bisa juga melihat puncak Papandayan dan Cikurai, Indah bukan.

  1. Air Terjun.
Curug Cipeuteuy
Curug Cipeuteuy

Gunung Ciremai menjadi daerah tangkapan air dengan banyak hutan lindung, itu menjadi banyak aliran sungai yang berhulu  dan mengalir dari gunung. Dibeberapa titik di alirans sungai ini terdapat air terjun yang masuk kedalam kawasan TNGC, misalnya Curug Sawer di Argalingga yang memiliki ketinggian +- 30 meter, lalu  Curug Cipeuteuy di Bantaragung dan Curug Leles di Lengkong Wetan Sindngwangi. Adapun Curug lainnya seperti Curug Berod di dekat Pos 1 pendakian Gunung Ciremai.

  1. Danau
Panorama Situ Sangiang dan Gunung Ciremai
Panorama Situ Sangiang dan Gunung Ciremai

Salah satu danau yang masu kedalam kawasana TNGC adalah Situ Sangiang yang terletak di Desa Sangiang Kecamatan Banjaran. Luas danau sekitar 20 H dan dikelilingi hutan lindung yang masih rimbun dan menjadi rumah aneka satwa liar seperti Babi Hutan, Kera, Lutung, Surili dan berbagai jenis burung.

  1. Pendakian Gunung Ciremai.
Siluet Gunung Ciremai saat Sunrise
Siluet Gunung Ciremai saat Sunrise

Salah satu jalu pendakian Gunung Ciremau terletak di wilayah Majalengka yaitu Jalur Pendakian Apuy. Untuk mencapai lokasi ini start bisa dari Terminal Kecamatan Maja dari sana baraya bisa carter mobil pick up untuk sampai ke pos registrasi pendakian di Blok Apuy Desa Argamukti. Disana baraya mendaftar dan membayar tiket pendakian sebesar Rp.50.000 (2015.  Setelah itu kalo tidak mau repot berjalan kaki ke Pos 1 di Berod baraya bisa menambah carteran mobil pick-up hingga ke Pos 1 Berod.

Jalun Pendakian Gunung Ciremai terdiri dari 5 Pos pendakian yaitu

  1. Berod
  2. Arban.
  3. Tegal Masawa
  4. Tegal Jamuju
  5. Sanghyang Rangkah.

Setelah pos 5 sangyang rangkah jalur pendakian Apuy akan menyambung dengan jalur pedakian dari Palutungan untuk nantinya menuju Goa Walet sebagai tempat pemberhentian terakhir sebelum menuju puncak Gunung Ciremai. Rata-rata waktu temput dari Pos 1 hingga puncak Ciremai menncapai 7 Jam dengan track terberat antara Sanghyang Rangkah dengan Goa Walet. Puncak Gunung Ciremai di wilayah Majalengka yaitu Puncak Sunan Talaga dengan ketinggian 3.058 MDPL yang terletak di puncak Gunung Ciremai.

Bila baraya tidak sempat menikmati Gunung Ciremai dengan cara mendaki gunung, Baraya bisa mencoba camping dibeberapa bumi perkemahan disekitar Gunung Ciremai, seperti Buper Panten di Argalingga, Buper Leles di Sindngwangi atau di Pos 1 Jalur Pendakian Apuy Gunung Ciremai di Berod. Jadi kapan baraya menikmati Gunung Ciremai di Majalengka? Yuk berwisata ke Majalengka.

Panorama Hutan Pinus Bumi Perkemahan Panten Desa Argalingga.
Panorama Hutan Pinus Bumi Perkemahan Panten Desa Argalingga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s