Foto Kepala Administratur Perkebunan Teh di Gerbang masuk Perkebunan Teh Tjigoleg  (Sumber:TropenMuseum)

Menelusuri Jejak Pabrik dan Perkebunan Teh Era Kolonial

Majalengka dianugerahi tanah yang subur, tak heran penjajah dahulu memanfaatkan hal ini untuk kepentingan mereka. Wilayah Majalengka Utara ditanami tanaman tebu dan wilayah Majalengka Selatan ditanami berbagai macam tanaman seperti kopi, kina hingga teh. Khusus tanaman teh, dibuat lah berbagai macam perkebunan yang dibuat oleh penguasaha eropa, dari beberapa yang ada diantaranya adalah Perkebunan Teh Argalingga dan Perkebunan Teh Cigolek

Perkebunan Teh Argalingga

Pabrik Teh Argalingga (Sumber: Tropenmuseum)
Pabrik Teh Argalingga (Sumber: Tropenmuseum)

Perkebunan ini berada di kaki Gunung Ciremai tepatnya kini masuk kedalam wilayah Desa Argalingga Kec. Argapura. Belum diketahui kapan awal pabrik ini didirikan kemungkinan tahun 1900-an awal. Perkebunan ini juga dilengkapi oleh pabrik pengolahnnya. Sangat beruntung pabrik ini sempat diabadikan dalam sebuah foto.

Fondasi Bangunan Bekas Pabrik Teh Argalingga (Dokumentasi Penulis)
Fondasi Bangunan Bekas Pabrik Teh Argalingga (Dokumentasi Penulis)

Perkebunan ini berdasaran peta Belanda buatan tahun 1944 memiliki luas yang cukup luas, tak hanya sekitar Argalingga namun juga hampir mencapai wilayah Cikaracak. Pabrik teh Argalingga kini sudah tak berbekas sama sekali, hanya menyisakan pondasi bangunan dan tangga menuju pabrik tersebut. Pabrik ini sempat menjadi pos militer Belanda pada masa Argresi Militer Belanda yang pertama pada tahun 1947. Hal ini didasari dari tujuan adanya agresi militer tersebut yaitu merebut dan mengamankan asset-aset  perkebunan yang menjadi sumber pendapatan pemerintah kolonial dibekas negeri jajahannya. Menurut penduduk setempat, pabrik dan perkebunan teh ini berhenti beroperasi sekitar tahun 1950-an, dan diceritakan mesin mesin pabrik teh ini dibawa dan dipindahkan ke Bandung.

Bekas tangga menuju Pabrik Teh Argalingga (Dokumentasi Penulis)
Bekas tangga menuju Pabrik Teh Argalingga (Dokumentasi Penulis)

 

Perkebunan Teh Tjigolek

Pabrik Teh Tjigoleg (Sumber: Tropenmuseum)
Pabrik Teh Tjigoleg (Sumber: Tropenmuseum)

Menelusuri jejak dari Perkebunan Tee Tjigolek ini diawalai dari peta buatan Belanda tahun 1944. Perkebunan teh ini kini terletak di Blok Cikiung Desa Cibulan Lemahsugih. Sangat beruntung sekali perkebunan teh sangat banyak didomentasikan dalam bentuk foto. Namun tidak ada satupun jejak fisik bila dahulu terdapat pabrik, perkebunan dan rumah milik pengusaha perkebunan teh ini, yang ada hanyalah sisa sisa pecahan keramik yang menurut penduduk sekitar sebagai bekas lantai rumah tuan pembesar pemilik perkebunan ini. Bekas rumah penguasaha perkebunan ini sekarang menjadi kebun milik warga sementara bekas pabrik yang berada di sebuah lembah menjadi sawah penduduk. Kemungkinan Perkebunan teh Tjigolek ini berdiri sekitar tahun 1920-an dan hancur era pendudukan jepang, karena menurut penduduk dulunya daerah sekitar pabrik teh dikenal sebagai ‘benteng’ yang dijadikan basisi pertahanan pejuang melawan tentara belanda pada masa revolusi fisik dan digunakan juga oleh ‘gerombolan’ di era pemberontakan DI/TII.

Bekas lokasi Pabrik Teh Tjigoleg (Dokumentasi Penulis)
Bekas lokasi Pabrik Teh Tjigoleg (Dokumentasi Penulis)
Rumah Kepala Administratur Perkebunan Teh Tjigoleg (Sumber: Tropenmuseum)
Rumah Kepala Administratur Perkebunan Teh Tjigoleg (Sumber: Tropenmuseum)
Bekas rumah kepala perkebunan teh Tjigoleg
Lahan Bekas rumah kepala perkebunan teh Tjigoleg

 

Perkebunan Teh Tjarenang

Thee-onderneming Tjarenang adalah nama Perkebunan ini. Ini adalah perkebunan teh lainnya selain 2 eks perkebunan teh pada masa penjajahan Belanda yaitu .Perkebunan teh ini berlokasi di sekitar Lemahputih Lemahsugih. Dari hasil penelusuran perkebunan teh ini dimiliki oleh WA Baron Baud yang dikenal sebagai pemilik perkebunan teh dan karet Onderneming Van Maatschapaij Baud di kawasan Jatinangor Sumedang. Tidak ada satupun bukti fisik yang tersisa dari pabrik dan perkebunan teh ini, bahkan warga sekitar didekat lokasi yang diduga eks pabrik the tidak mengetahuinya. Padahal pada peta Belanda tahun 1944 mencantukman adanya perkebunan teh Tjarenang di tempat yang sekarang menjadi pasar Desa Lemahputih.

 

Text: Admin

Copyright @2015 @InfoMJLK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s